Lukaku Kaget Inter Dapat Duduk Nyaman Di Pucuk Klasemen Serie A

Diposting pada

Penyerang Inter Milan Romelu Lukaku mengaku ia tidak menduga Nerrazurri dapat unggul jauh dari para rivalnya di pucuk klasemen sementara Serie A 2020-21.

Inter memulai proyek baru dengan Antonio Conte pada musim 2019-20 lalu. Di musim perdananya, Nerrazurri tampil oke namun masih gagal bersaing untuk merebut Scudetto.

Musim ini, Inter tampaknya akan kembali kesulitan bersaing meraih Scudetto. Namun secara perlahan performa Nerrazzuri membaik.

Inter pada akhirnya bahkan dapat menggusur AC Milan dari pucuk klasemen. Setelah duduk di puncak, mereka terus melaju hingga akhirnya kini unggul 11 angka dari AC Milan & 12 angka dari Juventus.

Inter Milan sekarang difavoritkan untuk dapat meraih gelar Scudetto. AC Milan & Juventus diprediksi tak akan dapat menyalip mereka meski masih ada delapan laga tersisa musim ini.

Artikel Terkait
  • Photo of Romelu Lukaku Dicap Sebagai Striker yg Lebih Lengkap Ketimbang Cristiano Ronaldo

    Romelu Lukaku Dicap Sebagai Striker yg Lebih Lengkap Ketimbang Cristiano Ronaldo

Romelu Lukaku ditanya terkait posisi Inter Milan sekarang ini. Pemain asal Belgia itu ditanya apakah sebelumnya ia mengira Nerrazurri dapat unggul sejauh ini dari para rivalnya.

“Sejujurnya, tidak,” jawabnya pada 433 dalam sesi tanya jawab di Instagram, via Football Italia.

“Saya pikir Serie A adalah liga yg sangat rumit. Anda harus bersiap untuk setiap pertandingan & sering tertantang. Setiap pertandingan adalah ujian yg berbeda. Itu semua menolong saya jadi pemain yg lebih baik, tetapi itu [butuh] kerja keras,” serunya.

Romelu Lukaku mengatakan kesuksesan Inter Milan sejauh ini tak lepas dari kerja keras semua lini. Mulai dari sektor kiper hingga lini serang.

Saya pikir para pemain bertahan & penjaga gawang mengerjakan pekerjaan dengan baik, sementara kami penyerang juga tahu bahwa, kalau kami tidak mengizinkan peluang di belakang, maka cepat atau lambat kami akan mencetak gol,” ujarnya.

Conte sering mengatakan bahwa striker adalah barisan pertahanan pertama, jadi dengan Lautaro Martinez, Alexis Sanchez & Andrea Pinamonti, kami semua mencoba untuk memblokir lawan dari belakang. Kami mempersulit hidup mereka,” terangnya.

Saya pikir keempat penyerang kami sangat murah hati & seluruh regu mendapat manfaat dari itu,” kata Lukaku.

Romelu Lukaku berperan akbar atas kesuksesan Inter Milan pada musim ini. Itu tak lepas dari sumbangan golnya, di mana ia mengemas total 27 gol dari 37 laga. 21 gol di antaranya di pentas Serie A.