Mino Raiola Berkomentar Mengenai ‘Berita Palsu’ Transfer Haaland

Diposting pada

Mino Raiola berkomentar mengenai kabar transfer Erling Haaland. Agen Bola asal Italia itu menyebutnya sebagai berita palsu.

Haaland jadi topik panas di sepakbola saat ini. Striker Borussia Dortmund itu diincar banyak raksasa Eropa.

Di usia yg masih 20 tahun, Haaland punya catatan 98 gol di level klub. Penyerang Norwegia itu sanggup bikin 77 gol dalam dua musim terakhir, yakni di RB Salzburg 28 gol & Dortmund sudah 49 gol, dengan 31 gol di antaranya ia lesakkan musim ini.

Penampilan Haaland itu menciptakan sederet raksasa mengantre mendapatkannya. Real Madrid, Barcelona, Manchester City, Manchester United, Chelsea, Liverpool, Paris Saint-Germain, kabarnya siap merekrutnya.

Agen Erling Haaland, Mino Raiola, beberapa waktu kedapatan mulai keliling Eropa. Rumor menyebut, agen berusia 53 tahun itu akan berjumpa beberapa klub untuk membahas transfer kliennya.

Artikel Terkait
  • Photo of Bayern Munchen Intip Kesempatan Bajak Son Heung-min dari Tottenham

    Bayern Munchen Intip Kesempatan Bajak Son Heung-min dari Tottenham

Di tengah berbagai isu bakal ke mana Haaland berlabuh, Raiola menciptakan unggahan di media sosial. Ia menuding berita-berita soal Haaland yg beredar adalah palsu.

Cuitan Mino Raiola Terkait Berita Transfer Palsu Haaland https://t.co/qAAGwHEjTT

Warior Master88 Indonesia (@wama88id) April 7, 2021

Lewat Twitter-nya, Raiola mengunggah video berdurasi 10 detik, yg isinya memperlihatkan potongan berbagai berita transfer Haaland. Ia kemudian menambahi kalimat palsu di atasnya, terkait dengan kabar bahwa si agen super minta komisi 20 juta euro dalam transfer Haaland.

“Berita palsu menyebar dengan cepat,” cuitnya di Twitter, yg kini mendapat 2 ribu retweet & disukai lebih dari 6 ribu pengguna Twitter lainnya.

Borussia Dortmund, pemilik Erling Haaland, sebelumnya menyatakan enggan melepas sang pemain pada musim panas nanti. Jika pun harus menjualnya, Mino Raiola diminta melepasnya pada harga di atas 150 juta euro atau sekitar Rp 2,5 triliun.